Peningkatan Kapasitas Guru Melalui Workshop Pembelajaran Sains Bermakna dan Kontekstual di SD Kabupaten Rote-Ndao
Pusat Studi Kawasan Timur Indonesia (PSKTI) melalui Pusat Kajian Pendidikan Sains Teknologi dan Matematika (e-SisTeM) Universitas Kristen Satya Wacana bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) membangun kemitraan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan sains di Kabupaten Rote-Ndao Nusa Tenggara Timur. Peningkatan mutu yang dimaksud berfokus pada peningkatan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran sains yang bermakna dan kontekstual. Kegiatan tersebut diawali dengan workshop selama 4 hari yang dilakukan pada tanggal 10-14 November 2009 disambut baik dan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rote-Ndao Jonas C. Lun. Workshop yang diikuti oleh tiga sekolah binaan WVI Rote-Ndao pada tiga kecamatan berbeda dengan jumlah peserta keseluruhan 20 guru ini ditanggapi dengan sangat antusias oleh seluruh peserta pelatihan.
Pendekatan yang dipakai dalam workshop ini dirasakan lebih mengena karena sangat relevan dengan kondisi dan kebutuhan guru di sana. Menurut Ferdy S. Rondonuwu, S.Pd. M.Sc., Ph.D yang merancang pelatihan ini mengatakan bahwa penting sekali melatih keterampilan pengajaran sains dan meningkatkan pemahaman konsep sains guru-guru melalui inkuiri yang dikaitkan langsung dengan pengalaman dan fenomena yang ada di lingkungannya. Dengan demikian pengetahuan tentang sains ini ditempatkan dalam konteks yang jelas sehingga lebih mudah dimaknai. Hal yang sama berlaku bagi siswa. Siswa akan belajar dengan benar tentang konsep-konsep yang benar (bukan miskonsep) hanya jika guru mengajarkannya dengan benar tentang konsep yang benar itu. Metode pembelajaran sains pada workshop ini juga sengaja dirancang agar prosesnya dapat menjadi model di dalam pembelajaran sains di kelas.
Sebelum workshop dilakukan, tim dari PSKTI yaitu Dr. Marthen Ndoen, SE, MA, Ferdy S. Rondonuwu, S.Pd., M.Sc., Ph.D dan Drs. Jubhar Mangimbulude, M.Sc dari PSKTI yang didampingi oleh Bpk Sugiyarto, Ketua Area Development Program WVI Rote-Ndao sesungguhnya telah melakukan survei kebutuhan dan kondisi sekolah dan guru untuk tiga sekolah target. Melihat respons peserta yang luar biasa dan hasilnya sangat positif, pelatihan yang direncanakan akan berlangsung dalam tiga tahap ini kemungkinan akan diperluas agar dampaknya perubahan lebih siknifikan pada tingkat sekolah, terlebih siswanya. Pelatihan tahap satu ini menurunkan tim yang terdiri dari Dra Marmi Sudarmi, M.Si., Dra Hartati Soecipto, M.Sc dan Wahyu Hari Kritiyanto, M.Pd.












