Workshop Focal Point Jaringan Peneliti KTI (JiKTI)
Workshop Focal Point Jaringan Peneliti KTI (JiKTI)
Kawasan Timur Indonesia menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang kompleks. Masalah yang muncul adalah bagaimana menyelaraskan kegiatan pembangunan di kawasan ini agar sejalan, mengingat begitu beragamnya budaya, terpencilnya daerah serta tersebarnya penduduk di kawasan yang begitu luas. Hal ini membuat para pelaku pembangunan mengalami kesulitan, terutama donor untuk memantapkan keberadaannya di kawasan ini serta menjaga hubungan dengan pihak terkait untuk menyelaraskan program-program yang dijalankan dengan mempertimbangkan keadaan setempat.
Salah satu faktor penyebab terjadinya hambatan dalam penyelarasan dan harmonisasi program pembangunan di Kawasan Timur Indonesia adalah kurangnya informasi antara pihak pemerintah, LSM, akademisi, donor dan masyarakat terutama informasi mengenai halhal apa yang berhasil dilaksanakan dan apa yang tidak berhasil. Terbatasnya akses pada sarana komunikasi juga menyebabkan para pelaku pembangunan sering kali tidak dapat memperoleh informasi dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk memperbaiki situasi yang
dihadapi.
Terdapat banyak sekali pelajaran berharga yang dapat dipetik dari para pelaku pembangunan seperti pemerintah, LSM, akademisi, donor yang bekerjasama di Kawasan Timur Indonesia untuk meningkatkan efektivitas pembangunan. Tiap daerah di KTI mempunyai potensi lokal. Potensi lokal yang sangat kuat yang disertai dengan efektifitas dan optimalisasi peran sumberdaya manusia akan sangat diperlukan untuk menstimulasi percepatan pembangunan itu sendiri.
Pelibatan peran penelitian dalam kebijakan-kebijakan yang dihasilkan pemerintah sangat penting, khususnya dalam mendorong optimalisasi dan percepatan otonomi daerah. Hal ini sekaligus dalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan yang efektif, efisien, berpihak pada rakyat, dan produktif. Atas dasar inilah maka peran dan fungsi penelitian dalam penyusunan kebijakan merupakan hal stategis.
Selain peran penelitian dalam penyusunan kebijakan pembangunan, hal-hal seperti peningkatan kapasitas peneliti dan hasil penelitian serta peningkatan jumlah publikasi anggota JiKTI agar dapat diterima pada jurnal ilmiah nasional dan internasional juga merupakan hal-hal yang mengemuka pada pertemuan focal point serta diskusi pada mailing list JiKTI selama ini. Hal inilah yang melandasi pelaksanaan workshop diantara focal point (JiKTI) untuk mendiskusikan arah perjalanan JiKTI ke depan. Selain itu workshop ini juga akan mendengarkan presentasi perkembangan Program Revitalisasi Sektor Pengetahuan untuk Kebijakan Pembangunan (RSPKP) di BAPPENAS yang membutuhkan keterlibatan JiKTI dan kemungkinan dukungan RSPKP terhadap perkembangan JiKTI ke depan.
Tujuan workshop ini adalah
- Sharing knowledge dan pengalaman dari focal point JiKTI untuk peningkatan kapasitas dan memperkuat peran penelitian di daerah serta meningkatkan jumlah publikasi anggota JiKTI agar dapat diterima pada jurnal ilmiah nasional dan internasional.
- Penyelarasan agenda penelitian dengan agenda perencanaan dan kebijakan pembangunan KTI untuk menghubungkan hasil dan kebutuhan forum Kepala BAPPEDA se-KTI dengan program JiKTI.
- Mendapatkan input, masukan, serta dukungan dari Program Revitalisasi Sektor Pengetahuan untuk Kebijakan Pembangunan (RSPKP) yang dikembangkan oleh AusAID-Bappenas.
Hasil Yang Diharapkan
- Adanya sharing informasi dan pengalaman dari focal point JiKTI untuk peningkatan kapasitas dan memperkuat peran penelitian di daerah dan terumuskannya faktor-faktor penting yang menunjang publikasi nasional dan internasional hasil penelitian serta untuk mendorong semangat mempublikasikan hasil penelitian pada jurnal-jurnal nasional dan internasional.
- Adanya rumusan dalam mensinkronkan agenda penelitian dengan agenda perencanaan dan kebijakan pembangunan KTI serta terhubungnya hasil dan kebutuhan forum Kepala BAPPEDA seKTI dengan program JiKTI.
- Adanya masukan, input, serta dukungan terhadap JiKTI dari Program Revitalisasi Sektor Pengetahuan untuk Kebijakan Pembangunan (RSPKP) yang dikembangkan oleh AusAID-Bappenas.
- Terumuskannya format baru JiKTI yang lebih efisien dalam mewadahi diskusi yang membangun dan mendorong lahirnya kegiatan yang bisa meningkatkan kualitas peneliti dan penelitian sehingga secara efektif dapat terhubung dengan jaringan Forum KTI yang lain, seperti Jaringan Kepala Bappeda, dan dengan berbagai aktor dan program pembangunan di KTI.
Peserta
Peserta terdiri dari:
- Focal point JiKTI di daerah
- Kelompok Kerja Forum KTI yang fokus pada Jaringan Peneliti KTI
- NTT Academia
- Perwakilan dari Forum Kepala BAPPEDA
Pelaksanaan
Pertemuan akan diadakan pada:
Hari/Tgl : Senin dan Selasa, 26-27 Oktober 2009
Tempat : Kantor BaKTI Jl. Dr. Sutomo No.26 Makassar, Sulawesi Selatan
Sekretariat Forum KTI
c/o: Kantor Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia
Jl. Dr. Sutomo no. 26, Makassar, Sulawesi Selatan
Ph. (+62411) 3650320-23 fax: (+62411) 3650323
Download Research Capacity Building Powerpoint disini.
Download Intisari Workshop JiKTI disini.
Download Notulensi Workshop JiKTI disini.













